KESEIMBANGAN KONSUMSI DAN PENGELUARAN ENERGI MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG (Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Oleh: Yaktiworo Indriani
Mahasiswa merupakan kelompok masyarakat yang berasal dari keluarga dengan latar belakang sosial ekonomi keluarga yang berbeda. Aktivitas kuliah serta kegiatan lain yang dilakukan mahasiswa sehari-hari memerlukan sejumlah konsumsi pangan khususnya konsumsi energi. Jika jumlah konsumsi energi tidak dapat memenuhi
kebutuhannya dalam jangka waktu lama akan menyebakan ketidakseimbangan sehingga berakibat pada kondisi kesehatan buruk. Terpenuhinya kebutuhan pangan sesuai dengan kebutuhan yang dianjurkan akan berdampak lebih jauh pad keadaan
status gizi mahasiswa dan kualitas SDM secara keseluruhan.Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mempelajari konsumsi energi mahasiswa (2)
mempelajari pengeluaran energi mahasiswa. (3) mempelajari keseimbangan konsumsi dan pengeluaran energi mahasiswa (4) mengetahui pengaruh pengetahuan gizi, umur, pendapatan (uang saku), jenis kelamin, dan besar keluarga terhadap konsumisi energi mahasiswa. Penelitian dilakukan di Bandar Lampung pada Fakultas
Pertanian Unila Jurusan Sosek dengan metode survei. Responden ditetapkan secara acak sederhana. sebanyak 60 orang. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder. Data survei pangan diperoleh dengan metode recall konsumsi selama 2×24 jam tidak berturut-turut yang kemudian dilanjutkan dengan perhitungan zat gizi energi. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi energi dilakukan dengan regresi linier berganda sedangkan perbedaan konsumsi dan pengeluaran energi menggunakan uji beda t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi mahasiswa berada pad a kategori tingkat kecukupan energi yang baik (>80%) dengan pengeluaran energi yang
lebih rendah dibandingkan konsumsinya. Rata-rata pengeluaran energi mahasiswa sebesar 1882,96 kkal/hari dan pengeluarannya sebesar 1939,18 kkal/hari. Energi yang dilakukan untuk aktivitas eksternal kegiatan oleh mahasiswa dalam sehari ratarata sebesar 542,31 kkal/hari atau 28,80 % dari total pengeluaran energi. Jenis kegiatan yang dilakukan mahasiswa lebih banyak berupa aktivitas pribadi dan santai seperti duduk sambil mengobrol, menonton tv, mendengarkan radio dan lain-lain. Umur, jumlah uang saku, dan jenis kelamin dan tempat tinggal secara bersama
berpengaruh secara positif dan nyata terhadap konsumsi energi mahasiswa pada taraf
kepercayaan 99,3%. Secara parsial pengetahuan gizi dan tempat tinggal tidak
mempengaruhi konsumsi energi mahasiswa Unila. Hal ini berarti bahwa pangan yang dikonsumsi mahasiswa sehari-hari terutama sumber energi menjadi prioritas bagi mahasiswa untuk dipenuhi disamping harga pangan sumber energi yang relatif
terjangkau dan banyaknya altematif jenis pangan sumber energi yang tersedia.Rendahnya persentase energi yang digunakan mahasiswa dibandingkan totalpengeluaran energinya, untuk itu disarankan agar mahasiswa lebih meningkatkan aktivitasnya pada jenis kegiatan yang lebih produktif. Diperlukan kajian lebih jauh tentang hubungan keseimbangan energi dan hubungannnya dengan produktivitas mahasiswa untuk mewujudkan kualitas sumberdaya manusia yang lebih baik.
Mei 30, 2009 pukul 11:57 am |
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.